|

Ada Semangat Bangkitkan Kerajaan Huamual

Laporan Muhammad Hanafi – Ambon

MALUKU ONLINE, 6 Februari 2012

Sebuah kerajaan besar yang pernah mencapai era keemasan pada masa lalu di Maluku, kini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Putra-putri dari wilayah bekas kerajaan bernama Huamual itu,
kini terus menggalang dukungan. Mereka intens mendialogkan semangat kebangkitan kerajaan yang berkedudukan di Seram Barat tersebut.

Pada hari Minggu (5/2), Himpunan Pemuda Huamual, Negeri Luhu menggelar dialog terbuka tentang “Kebangkitan Kerajaan Huamual”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Departemen Perindustrian Maluku, Jl Kebun Cengkih, Ambon.

Ketua Ikatan Keluarga Besar Huamual (IKBH) Mahfud Waliulu menyambut baik dialog ini. Dia menyebut kegiatan itu sebagai moment silaturahmi yang luar biasa.

Menurutnya, kerajaan Huamual merupakan kerajaan besar, makanya menghadapi tantangan yang cukup besar dalam pengembangan dan kemajuan wilayah Kerajaan Huamual.

”Kita punya sejarah sudah ratusan tahun dan mesti dibangkitkan, agar orang tahu, siapa dan bagaimana kerajaan Huamual itu,” pinta Bos Ambon Ekspres ini.

Generasi sekarang dan mendatang, kata Waliulu, jangan membiarkan sejarah Huamual berlalu begitu saja seiring waktu berjalan.

“Kami bangga sebagai putera Huamual. Kita harus bersatu mengabdi untuk Huamual, Luhu Tomarala,” tegasnya.

Ketua HIPDA Huamual Farhan Suneth mengajak seluruh warga Huamual untuk kembali melihat negeri, yang sekian lama terpuruk oleh keangkuhan dan keegoan diri masing-masing anak negeri Huamual.

“Sudah saatnya, kita bersatu dan bicara tentang kerajaan Huamual. Inilah moment yang tepat untuk kita menyatukan pola pikir dan langkah bagaimana membangun dan membangkitkan kembali kerajaan Huamual,” kata mahasiswa Fisip Unpatti ini.

Sesepuh Negeri Luhu dr Faraid Attamimi menyatakan, masyarakat Luhu belum bersatu untuk melihat Negeri Luhu atau Negeri Huamual.

“Kita harus menyadari akan kondisi ini. Sudah saatnya ada perubahan fundamental, sehingga negeri Huamual dapat dikembalikan kejayaannya. Saatnya kita bersatu. Lepaskan sekat-sekat perbedaan individu maupun kelompok,” tandasnya.

Dikatakan, sudah sekian tahun lamanya, warga Luhu selalu berbeda pendapat dan sikap terkait pengabdian kepada negeri termasuk persoalan perpolitikan.

Dia juga menyesalkan sikap sejumlah tokoh masyarakat Negeri Luhu yang tidak ikut ambil bagian dalam dialog ini. “Ini kegiatan yang luar biasa. Tapi saya menyesal mengapa para tokoh masyarakat tidak menghadiri kegiatan ini,” cetus mantan anggota DPRD Maluku. (editor rudi fofid/email rudifofid@gmail.com)

rental mobil ambon iklan300x50

Short URL: http://malukuonline.co.id/?p=1411

Posted by on Feb 6 2012. Filed under artikel anda, berita terbaru, sejarah, seram bagian barat. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/virtualt/public_html/malukuonline.co.id/wp-content/plugins/facebook-like-and-comment/comments.php on line 21
iklan300x50
iklan300x350 ----------------------------------- iklan300x350

Recently Commented