|

Orang Muda Kalesang Teluk Ambon

Aksi bersih Teluk Ambon di Pantai Rumahtiga (foto roesda leiwaka)

Aksi bersih Teluk Ambon di Pantai Rumahtiga (foto roesda leiwaka)

Laporan Rusda Leikawa – SABMTSF Ambon

MALUKU ONLINE, 28 April 2014

Aksi kalesang Teluk Ambon dilakukan oleh beberapa komunitas peduli lingkungan yang tergabung dalam Save Ambon Bay for Marine Tourism and Sustainable Fisheries (SABMTSF), di Pantai Rumahtiga Ambon, Minggu (27/4).

Selain melibatkan beberapa komunitas pecinta alam, SABMTSF juga melibatkan masyarakat dan anak-anak yang bermukim di pesisr pantai Rumahtiga. Aksi sudah berlangsung sejak Maret 2014.

Warga Rumahtiga Jems Tasijawa menyatakan, Pemerintah Kota Ambon belum bisa mengatasi sampah laut, sehingga dia berharap Pemerintah Kota Ambon tidak hanya memperhatikan pusat kota saja namun juga di pesisir pantai.

“Jangan perhatikan kota saja, tapi kami juga. Selama ini pemkot belum bisa mengatasi sampah laut”, ungkap Tasijawa.

Dikatakan, harus ada solusi untuk pembuangan sampah, bagi warga yang tinggal di pesisir pantai, karena masyarakat belum ada kesadaran. Mereka masih menjadikan laut sebagai tempat pembuangan sampah. Tasijawa sangat mengapresiasi kegiatan Save Ambon Bay yang melibatkan kalangan mahasiswa dan komunitas pecinta lingkungan. Sebab itu, setiap hari minggu dirinya juga turut berpartisipasi dalam pemberisihan pantai. Dia berharap Save Ambon Bay dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Ambon guna menyelesaikan masalah sampah laut.

Ali Wanci yang sudah 12 tahun memanen rezeki sebagai pendayung di kawasan Rumahtiga-Galala juga sangat mendukung kegiatan kalesang pantai oleh SABMTSF. Menurutnya pantai lebih terlihat bersih dan hati pun terasa tenang. Harapanya kegiatan-kegiatan seperti ini harus terus dilakukan agar masyarakat bisa sama-sama menjaga kebersihan.

Warga Rumahtiga Arnold juga menyayangkan kepedulian pemerintah kota yang masih sangat minim. Pemkot hanya menyediakan tiga buah speedboat pengangkut sampah laut, namun jarang sekali beroperasi, padahal warga setiap harinya membuang sampah ke laut. Olehnya itu, dirinya sangat berharap pemkot menyediakan bak sampah di pesisir pantai dan petugas khusus untuk mengangkat sampah-sampah tersebut.

SABMTSF merupakan komunitas yang bergerak secara online melalui group Facebook sejak 2 Maret 2014. Gerakan ini dilanjutkan dengan aksi di kawasan Pantai Rumahtiga setiap Minggu pagi, yang didukung oleh mahasiswa dari beberapa komunitas. Tujuan Gerakan ini adalah menyelamatkan Teluk Ambon kebanggaan Maluku dari berbagai kegiatan yang bersifat destruktif sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam kerangka pengembangan wisata bahari dan perikanan yang berkelanjutan.

Mengingat tujuan ini tidak dapat dicapai oleh hanya beberapa orang maupun komunitas saja, maka untuk tahap ini, SABMTSF mengajak organisasi/komunitas mahasiswa yang bergerak dalam bidang lingkungan/alam, dalam kampus Universitas Pattimura, komunitas–komunitas itu adalah Kadal, Bawah Pohon, Kewang, Gamepala, Alumni NVSC dan Rumah Baku Mangante.

(Maluku Online/Editor rudifofid@gmail.com)

rental mobil ambon

iklan

Short URL: http://malukuonline.co.id/?p=4977

Posted by on Apr 29 2014. Filed under berita terbaru, pemuda. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.
iklan300x50
iklan300x350 ----------------------------------- iklan300x350

Recently Commented