|

Selamat Jalan Dion Belgica, Rapper Provokator Damai

Dion Riantoby (foto koleksi Dion)

Dion Riantoby (foto koleksi Dion)

Catatan Rudi Fofid-Ambon

MALUKU ONLINE, 11 September 2014

Thomas Dionaris Riantoby (18), rapper belia dari grup The Belgica, pimpinan Aland Richo Tanahitumesing. Sejak masih SMA, dia sudah terlibat dengan musik hiphop. Dion Belgica, begitu namanya di panggung. Tapi dia lebih dari sekadar seniman panggung sebab telah menjadikan musik sebagai media perjumpaan, saling membangun kepercayaan dan perdamaian di Ambon.

Meskipun markas Grup Belgica di Negeri Tawiri, dekat Bandara Internasional Pattimura Laha, namun Dion dkk kerap terlihat di Negeri Batumerah sampai larut malam, bahkan kerap bermalam di sebuah rumah di dekat Masjid Annur Batumerah.

Dion adalah penganut Katolik yang taat. Bersama kawan-kawan rapper dari The Belgica yang penganut Kristen Protestan, mereka sering kumpul-kumpul dengan para rapper di Batumerah yang tentulah Muslim. Sebaliknya, anak-anak Batumerah pun tidak segan-segan ke Tawiri. Silaturahmi para rapper muda ini telah ikut memperkuat relasi kaum muda Ambon. Mereka telah memainkan peran sebagai aktor provokator damai yang tangguh.

Beberapa kali, rapper dari Tawiri dan Batumerah ini berkolaborasi di atas panggung. Para rapper Muslim mengenakan sorban. Dion dkk mengenakan Rosario dan kalung bermata Salib Yesus. Penonton terinspirasi dengan kolaborasi seperti ini.

Bersama The  Belgica, Dion ikut menelurkan album hiphop bertajuk Bangun Maluku. Seluruh personil The Belgica yang terlibat dalam album ini adalah Aland Richo Tanahitumessing, Patrick Leleury, Richard Rahalus, Jacklin Tanahitumessing, Jiano de Fretes, Steven Matly dan Dion Riantoby.  Personil lain Marcel  Helaha tidak ikut  sebab mengikuti pendidikan kepolisian. Ternyata, inilah album pertama dan terakhir bagi Dion, sebab pada 9 September malam, sebuah kecelakaan lalulintas di Kate-Kate merenggut nyawanya.

Dion terakhir kali diketahui masih sempat mengantar pulang rekannya ke arah Telaga Kodok atau Passo dengan sepeda motor. Dalam perjalanan kembali sendirian di malam itulah, tabrakan sesama sepeda motor tak terhindarkan.

Kabar meninggalnya Dion begitu menyentak keluarga dan sahabat-sahabatnya. Ibunda kandungnya Ny Riantoby tak henti-hentinya meratap, menangisi kepergian putranya secara mendadak.

“Saya tak bisa lupa kejadian kemarin, saya peluk tubuh Dion yang berdarah. Dia sudah tidak bernafas,” cetus sang ibu dalam pilunya.

Sang ibu memang sangat mengandalkan putranya yang lincah, cepat melakukan pekerjaan yang diminta tanpa mengeluh. Dion memang begitu, sangat berbakti pada orang tua.

“Danke Mama. Mama Jantong Hati eeee. Mama yg Terbaik. Tuhan Kasii B Mama Luar Biasa. Family is Everything,” tulis Dion dalam akun facebooknya, 6 Agustus lalu.

DUKA HIPHOP

Kepergian Dion mengejutkan banyak sahabat sesama musisi dan rapper. Bisa dimaklumi sebab dalam relasi dengan sesama, Dion dikenal sebagai sosok yang riang, humoris, namun tetap santun. Dion di kalangan kawan-kawannya dikenal tidak merokok dan tidak minum alcohol. Senyumnya yang khas selalu ada dalam kenangan banyak orang.  Sahabat yang sudah seperti saudaranya Jiano de Fretes yang juga rapper Belgica, siang kemarin datang dari Jogjakarta agar bisa melepas karibnya untuk yang terakhir  kali.

Ungkapan belasungkawa sudah terlihat di rumah duka, berupa krans bunga dan berdatangannya  para pelayat.  Kawan sekolahnya di SMA 3 dulu, juga guru-guru dan rekan-rekan kerja di Bandara Pattimura terlihat melayat.  Para tetangga dan banyak perempuan berjilbab datang menyatakan belasungkawa.

Di akun facebook, ungkapan duka kehilangan datang dari berbagai kalangan, terutama para seniman. Rapper Mark Ufie menulis secara singkat namun padat di facebook. “Duka mendalam bagi HipHop Maluku … Slamat jalan Dion, Rhyme in Peace bro …”

Dari Jakarta, Argon Xsouljah  dan Ferdinand Edeck Janjaan sama-sama menuliskan komentar senada. “Rest in peace, Dion”.

Rapper Hayaka Nendissa juga menulis keterkejutan sekaligus belasungkawa. “Yah ampoooong.. dukacita yang mendalam untuk keluarga yang ditinggalkan. Semoga dilimpahkan ketabahan. Amin. Slamat jalan njongen!

Dari Yogyakarta, ucapan belasungkawa datang dari perempuan penyair Faidah Azuz Sialana. “Turut berduka untuk DION THE BELGICA.. Pulanglah ke pangkuan Tete Manis dengan penuh suka”.

Dari Batumerah Ambon, R-zhal Umamit yang pernah berkolaborasi dengan Dion dkk, menulis komentar pendek tapi juga dalam. “Slamat jalan sodara”.

Menurut rencana, jenazah Dion akan dikebumikan di Tawiri petang ini, dipimpin oleh Pastor Paroki Santo Ignatius Laha Paul Titirloloby Pr.

Tidurlah Dion dalam ketentraman karena kerahiman Tuhan. Pergilah dengan jaya, senyummu yang damai telah menjadi kenangan. (Maluku Online)

rental mobil ambon

iklan

Short URL: http://malukuonline.co.id/?p=5811

Posted by on Sep 10 2014. Filed under artikeL, berita terbaru, musik, pemuda. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.
iklan300x50
iklan300x350 ----------------------------------- iklan300x350

Recently Commented